PROFIL BIREUEN SABAGAI KOTA SANTRI

  • Whatsapp

KEIZALINNEWS.COM, BIREUN – Sehubungan dengan julukan Bireuen “KOTA SANTRI” Maka YAYASAN PEDULI SYARIAH ISLAM ACEH menganggap perlu Penjagaan Keutuhan Bireuen Sebagai Kota Santri.

Julukan nama Kabupaten Bireuen sebagai Kota Santri tentu menimbulkan kekhawatiran terhadap nama baik kota itu sendiri. Dimana realitas kehidupan masyarakat jika tidak bernuansa Kesantrian, akan berdampak negatif kepada kota santri itu sendiri, sehingga terkesan tidak sesuai antara perilaku masyarakat dengan namanya “KOTA SANTRI”.

Bacaan Lainnya

Upaya meminimalisir kekhawatiran tersebut, perlu adanya komitmen semua pihak untuk mewujudkan “Perilaku Masyarakat Bireuen Yang Memiliki Ketinggian Moral, Memahami Agama serta Memiliki Kesadaran untuk Mengamalkan Agama. Oleh karena itu, agar terwujud komitmen tersebut, perlu adanya langkah strategis yang dapat kita lakukan secara bersama-sama, diantaranya:

1. Mengadakaan dan meningkatkan kegiatan pengajian rutin bulanan/ mingguan kepada masyarakat disetiap desa dan kota diKabupaten Bireuen.

2. Mengadakan dan Meningkatkan kegiatan Ceramah atau Pengajian rutin 15 menit setelah Shalat berjamaah disetiap Mesjid, Meunasah dan Sekolah di Kabupaten Bireuen.

Disamping itu perlu adanya pihak lain untuk membantu pemerintah agar terwujudnya Bireuen Kota Santri seperti yang kita harapkan.

Oleh sebab itu Tgk M. Nurkhalis selaku ketua YAYASAN PEDULI SYARIAH ISLAM ACEH yang didukung oleh Pemerintah Kecamatan Samalanga, Melakukan kegiatan ceramah Ramadhan yang dibantu oleh beberapa Da’i sehingga terlaksana kegiatan tersebut di 16 titik.

Harapan Tgk M Nurkhalis Tahun depan Ceramah Ramadhan seperti yang dilakukan di samalanga bisa menjadi contoh untuk kecamatan lain, bahkan kabupaten Bireuen nantinya.

Ceramah Ramadhan secara terkoordinir baru kali ini dilakukan di Kecamatan samalanga, bahkan diKabupaten Bireuen, sehingga menjadi contoh yang memudahkan Masyarakat untuk mendapatkan Siraman Rohani setiap malam diBulan Ramadhan disetiap Mesjid dan Meunasah imbuhnya.

Dengan keberhasilan membuat jadwal ceramah Ramadhan diKecamatan Samalanga, Yayasan Peduli Syariah Islam Aceh mendapatkan Rekomendasi dari Departemen Agama Kabupaten Bireuen Untuk merekrut Da’i dan mengkoordinirnya sehingga tertib dan terkonsep, sehingga dapat membantu pemerintah dalam mewujudkan Kota Santri seperti yang diharapkan.

Sementara itu Bapak Muhammad Yusuf Kabid KESRA Bireuen, Mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Oleh yayasan Peduli Syariat Islam Aceh, Seperti hal ihwal yang disampaikan oleh pihak yayasan kepada beliau.

Bapak Muhammad Yusuf selaku KESRA mengharapkan langkah yang dilakukan oleh Yayasan Peduli Syariah Islam Aceh, dapat diikuti oleh Organisasi lain agar Bireuen Kota Santri dapat terwujud seperti yang kita harapkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *