Terkait Keberangkatan Haji 2021, ini Jawaban Kemenag KOBI NTB

Keizalinnews.com | Kota Bima. Terkait keberangkatan haji 2021 Kepala Kantor Kemenag Kota Bima NTB melalui Kasi PHU (penyelenggaraan haji dan umroh) Muhammad Saffi, S.Pd saat di komfirmasi di ruangannya. Senin 17 Mei 2021, mengatakan bahwa pihaknya sudah siap semuanya tinggal menunggu kesiapan Arab Saudi saja, bahkan sejak 2020 lalu instansinya sudah menyepakati MOU dengan Arab Saudi dalam beberapa hal antara lain : terkait dengan konsumsi, jaringan hotel, dan transportasi tapi karena cavid akhirnya pemerintah arab saudi menunda pelaksanaan ibadah haji 100% dan hanya membuka kuota haji untuk warga yang ada di wilayah arab saudi saja itupun dengan protokoler yang super ketat.

” Kami di Kemenag Kota Bima sendiri untuk di ketahui tèrkait kesiapan ibadah haji di tahun 2021 sudah siap semuanya tinggal menunggu sinyal dari pihak arab saudi apakah di tahun ini dibuka pelaksanàan ibadah haji atau tidak itu tergantung dari arab saudi. Kuncinya adalah di arab saudi apakah pemberangkatan kuota jamaah haji ini nantinya : 100%, 50%, 10%, atau bahkan tidak ada sama sekali semuanya tergantung arab saudi. Bahkan di tahun 2020 lalu kita sebenarnya sudah menyepakati MOU dengan pemerintah arab saudi terkait konsumsi, hotel, dan transportasi, namun karena covid akhirnya diputuskan ditunda 100% tidak jadi berangkat dan dibuka hanya untuk warga yang ada dan menetap di Arab Saudi saja itupun dengan protokoler super ketat “. Jelasnya

Bacaan Lainnya

Pada tahun ini batas terkahir untuk membuka kembali penerbangan internasional tujuan arab saudi terutama untuk menangani keberangkatan umroh 2021 adalah hari senin tanggal 17 mei 2021 namun kami cek dan cari-cari di portal kemenag terkait masalah haji belum keluar ” ini kami lagi tunggu-tunggu ini ” bebernya

Ditambahkan MS bagi masyarakat yang sudah masuk kuota keberangkatan haji tahun 2021 namun tidak bisa ikut berangkat karena sudah lanjut usia atau telah meninggal atau sebab sesuatu dan lain hal akan secara otomatis di ganti oleh kerabat terdekat bisa bapak/ibu, suami/istri, anak kandung, dan lainnya.

Akhirnya kami berharap dan kita berdoa bersama mudah2an pemerintah arab saudi dapat membuka akses penerbangan internasionalnya sehingga jamaah haji kita yang sempat tertunda dan tidak jadi berangkat di tahun 2020 lalu, dapat berangkat semuanya 100% di tahun 2021 ini. Aamin. Tutupnya

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *