Waspadai Modus Penipuan Lewat Facebook Dengan Inbox, Masangger,What-Apps dan Aplikasi Yang Lainnya

KeizalinNews.com Bandung —Melalui aplikasi internet Penipuan Lewat Online, Facebook, Masangger,whats-app sudah menjadi kebiasaan walaupun sudah Sering dan banyak yang dapat digunakan modusnya seiring berkembangnya teknologi dan masifnya adopsi kejahatan siber seakan sulit dihindarkan. Berbagai kasus penipuan atau scam berupa pesan singkat sering didapat dari pihak ketiga yang tak dikenal.

Beberapa kasus tersebut misalnya adalah spam, hoaks, atau pengelabuan (phising). Di Indonesia sendiri, sepanjang kamajuan internet hingga sekarang terdapat kurang lebih 1.617 laporan atas kasus kejahatan siber.

Bacaan Lainnya

Data tersebut diambil dari Direktorat Tindak Pidana Siber, satuan kerja yang berada di bawah Badan Reserse Kriminal Polisi Republik Indonesia (Bareskrim Polri), dalam keterangan resmi WhatsApp yang diterima.

WhatsApp menjadi salah satu platform yang kerap digunakan pelaku kejahatan siber untuk memuluskan aksinya. Dengan modus mau adopsikan anaknya, pacaran, menikah,atau di grup – grup Facebook yang tidak ada penting nya,Ada beberapa modus penipuan yang harus diwaspadai. Terutama penipuan yang mengguakan layanan pesan instan seperti WhatsApp dan Facebook, masangger :

1. Mengaku sebagai kerabat atau teman Modus yang digunakan pelaku dalam kasus ini adalah dengan berpura-pura menjadi teman atau kerabat dekat korban. Mereka akan menghubungi secara tiba-tiba dengan nomor yang tidak Anda kenal.

Saat menghubungi calon korban mereka biasa menggunakan berbagai alasan seperti terkena musibah dan sedang berada di situasi mendesak untuk merayu korban akan segera mengirimkan sejumlah uang dalam waktu cepat atau mau mengadopsi kan anaknya kepada orang yang lagi membutuhkan adopsi anak bahkan mereka di Facebook atau masangger selalu modus tentang vcs dengan bertarif atau mengatakan mau menjadi anak angkat nya dengan persyaratan harus bayar biaya sekolah dan yang lainnya tergantung kebutuhan mereka yang modusnya

Dan Baru-baru ini ada salah seorang mengaku ibu anak bayi umur 1 tahun pingin mengadopsi kan anak perempuan nya karena sudah tidak mampunya membiayai anak bayinya tersebut , sebelumnya dia inbox salah satu akun Facebook korban dan dia nawarin anak kandung nya mau di adopsi kan dan langsung ke washapp lalu ngajak ketemuan supaya dapat di percaya oleh korban sambil bawa anak kandung nya yang mau di adopsikan.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari modus kejahatan semacam ini. Anda bisa perhatikan gaya berkomunikasinya.

Yakinkan kembali apakah suara atau gaya penulisan pesannya sama seperti teman atau kerabat Anda yang coba ditiru oleh si penipu.

Gaya percakapan yang digunakan mungkin berbeda, seperti tutur bahasa yang dipilih, cara mereka menjelaskan situasi, dan hal kecil lainnya yang membuat kita ragu.

Ujang /red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *