“Penyembelihan Hewan Kurban Di Masa PPKM,Tatacara Dan Do’a Penyembelihan Hewan Kurban Di mesjid Ar-Ridha (Al-jawami)”

  • Whatsapp

Keizalinnews.com, Rancaekek Bandung – Penyembelihan pada perayaan Idul Adha 2021 di mesjid Jami Ar-Ridha mendatang tidak boleh melibatkan banyak orang karena masih dalam masa PPKM Darurat.

Padahal proses penyembelihan hewan khususnya yang berukuran besar seperti sapi, bagi yang belum berpengalaman membutuhkan banyak tenaga.

Bacaan Lainnya

Terlebih saat proses merobohkan hewan tersebut,maka para panitia pelaksana penyembelihan hewan kurban di idul Adha ini di bantu oleh masyarakat yang relwan membantu tetapi harus bisa mentaati peraturan protokol kesehatan,dan penyembelihan hewan qurban di mesjid Ar-Ridha tahun ini sebanyak 4 ekor hewan sapi, yang di pimpin oleh ustadz Dede, tetapi harus bisa mentaati peraturan pemerintah protokol kesehatan,seperti memakai masker,dll.

Untuk menggunakan metode ini, pastikan lokasi penyembelihan harus strategis, yaitu terdapat tiang atau pohon sebagai tempat mengikat sapi agar tidak melarikan diri.

Selanjutnya siapkan tali untuk mengikat tubuh sapi. Tali yang digunakan adalah tali tambang yang tebal agar tidak mudah putus.

Selanjutnya memulai proses pengikatan. Proses ini diawali dengan mengikat leher sapi dengan kencang. Kemudian mengikat tubuh sapi melalui sela-sela di antara dua kaki sapi bagian depan.

“Jika sudah, tali diikat memutar ke badan sapi, lalu lilitkan lagi hingga ke badan sapi bagian belakang. Nah kalau sudah gini, kita tinggal menarik tubuh sapi, nanti secara otomatis sapi itu langsung roboh,”
Yang bikin sapinya roboh karena dari bagian dada terikat dua lilitan tadi. Kondisi itu membuat sapi susah bernafas sehingga gampang lelah dan mudah dirobohkan.

Hari Selasa (20/7/2021), Hari raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban. Hukum ibadah kurban adalah sunnah muakad yaitu dianjurkan apabila memiliki kemampuan finansial.

Penyembelihan hewan kurban harus dilakukan sesuai dengan syariat Islam yaitu dengan memotong leher kerongkongan dan tenggorokan serta dua urat nadi dengan alat yang tajam, kecuali gigi dan tulang atau cara lain yang dibenarkan oleh syariat Islam.

Berikut adalah rukun dan tata cara penyembelihan hewan qurban.

Rukun Menyembelih Hewan Kurban

1. Penyembelih beragama Islam.

2. Binatang yang disembelih harus halal baik dari halal zatnya dan cara memperolehnya.

3. Alat untuk menyembelih hewan kurban harus tajam agar proses pemotongan terjadi cepat dan hewan kurban tidak terlalu menderita waktu disembelih.

4. Tujuan menyembelih untuk diridhoi Allah SWT.

Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban

Semakin tajam pisau semakin baik untuk menyembelih. Berdasarkan hadist Syaddad Bin Aus radhiallahu ‘anhu, jika Nabi SAW berkata. “Sesungguhnya Allah SWT mewajibkan melakukan ihsan dalam segala macam hal. Apabila kalian membunuh, maka bunuhlah secara ihsan, dan jika kalian menyembelih, maka sembelihlah secara ihsan. Hendaknya kalian mempertajam pisau dan menyenangkan sembelihnya.” (HR. Muslim).

2. Tidak mengasah pisau di depan hewan yang disembelih. Hal tersebut dilakukan agar hewan kurban tidak merasa takut sebelum disembelih. Menurut hadist Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma yang mengatakan “Rasulullah SAW memerintahkan agar mengasah pisau tanpa memperlihatkan kepada hewan.” (HR. Ahmad, Ibnu Majah
3. Menghadapkan hewan ke kiblat.

4. Membaringkan hewan kurban di atas lambung sisi kiri.

5. Menginjakkankaki pada bagian leher hewan.

6. Membaca Bismillah sebelum menyembelih.

7. Membaca takbir.

8. Menyebutkan nama orang yang akan menjadi tujuan hewan kurban tersebut.

9. Menyembelih dengan cepat supaya meringankan rasa sakit hewan kurban.

10. Memastikan pada bagian kerongkongan, tenggorokan, atau dua urat leher itu telah terpotong dengan pasti.

11. Dilarang mematahkan leher sebelum hewan tersebut benar-benar mati.

Doa Menyembelih Hewan Kurban

Mengutip dari laman Baznas, berikut adalah doanya:

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya waihai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrub-ku.”

Demikianlah rukun, tata cara, dan penyembelihan hewan kurban. Selamat hari raya Idul Adha Sahabat Hikmah!

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *