Mengawal Percepatan Penurunan Stunting, Pemkab Bener Meriah Gelar Mini Lokakarya

Keizalinnews.com|Bener meriah”. – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menaruh perhatian penuh terhadap penurunan serta pencegahan kasus stunting di daerah itu. Pasalnya, beragam upaya terus dilakukan pemerintah setempat, sehingga target penurunan serta pencegahan kasus stunting bisa segera dicapai.

Salah satunya, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bener Meriah, Kamis (14/9/2023) menggelar mini lokakarya stunting yang diselenggarakan di Oproom Setdakab setempat. Kegiatan itu, dibuka secara virtual oleh Pj Bupati Bener Meriah, Drs. Haili Yoga, M.Si.

Bacaan Lainnya

Meskipun berada di luar daerah dalam rangka kunjungan kerja ke sejumlah kantor kementerian, namun Haili Yoga menyempatkan diri untuk membuka mini lokarkarya stunting. Hal itu, membuktikan bahwa permasalahan stunting menjadi salah satu perhatian utama Pemkab Bener Meriah.

Mini lokakarya tersebut, diikuti juga oleh Direktur Lini Lapangan BKKBN Republik Indonesia, Made Yudistira, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Pj. Sekda Bener Meriah serta sejumlah unsur terkait lainnya. “Stunting tidak hanya sekedar berbicara cara menurunkannya, tapi lebih mengedepankan cara memahami apa itu stunting, sehingga penangannya lebih terukur,” kata Haili Yoga.

Menurut Haili Yoga, stunting merupakan tugas dan harus dipahami secara bersama sehingga persoalan tersebut, bisa dituntaskan. “Alhamdulilah stunting di Bener Meriah menurun karena adanya kolaborasi semua pihak. Insya Allah, tahun 2024 Bener Meriah mampu mencapai target yang ditetapkan pemerintah,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Haili Yoga memaparkan, sejumlah program dan inovasi yang telah dilakukan Pemkab Bener Meriah dalam mencegah dan menurunkan kasus stunting, diantaranya memotivasi masyarakat untuk mau membawa anak keposyandu, memberikan makan gizi tambahan untuk anak.

Selanjutnya, tambahan gizi untuk ibu hamil, memberikan pemahaman kepada calon pengantin tentang hidup sehat, dan banyak lagi yang telah dilakukan. “Ini semua kita lakukan untuk memerangi kasus stunting di Bener Meriah, sehingga kedepan genersi-generasi penerus kita adalah generasi yang sehat dan cerdas, produktif dan unggul,” ucapnya.

Kepala DP3AKB Bener Meriah, Edy Jaswin, S.KM., M.Kes menyebutkan, pelaksanaan mini lokakarya yang diselenggarakan tersebut merupakan salah satu bentuk upaya untuk pengawalan dalam percepatan penurunan stunting serta bertujuan untuk mengevaluasi hasil pelaksanaan upaya percepatan penurunan stunting di Bener Meriah.

“Selain itu, untuk mewujudkan semua sasaran percepatan penurunan stunting terdata, memastikan semua sasaran memperoleh layanan, memastikan semua sasaran memanfaatkan intervensi dari layanan, dan memastikan semua pelaksanaan dan pendampingan tercatat dan terlapor,” ujarnya. (Rel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *